Tampilkan postingan dengan label Ikan aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan aneh. Tampilkan semua postingan
3 Feb 2012
Toman Monster.
Posted by
Tony
at
22.20
0
comments
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Labels:
Ikan aneh,
Info,
Jenis ikan
Nelayan Tangkap Kerapu Raksasa
TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG - Seekor ikan kerapu raksasa seberat 225 kilogram dan panjang hampir dua meter berhasil dipancing nelayan di perairan Pulau Belitung, sekitar delapan mil laut dari Pulau Seliu, Kabupaten Belitung, Senin (8/2) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Jarakdari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan Belitung kePulau Seliu sekitar 32
mil l aut.
Ikan raksasa sejenis Kerapu Goliath atau nama latinnya Epinephelus Itajara ini tertangkap di sekitar terumbu karang (sawar) perairan Pulau Seliu dengan kedalaman laut sekitar 47 meter. Ada dugaan ikan raksasa ini memang menghuni perairan Belitung, meski ikan ini lebih dikenalsebagai jenis ikan yang biasa hidup di laut dala m dan banyak ditemukan di perairan tropis Samudera Pasifik dan Atlantik. Kepada Grup Bangka Pos, Selasa (9/2) malam, Bai alias Samson, salah seorang nelayan warga Jalan Patimura Tanjungpandan yang berhasil menangkap ikan ini menuturkan, tertangkapnya kerapu raksasa ini tidak pernah diperhitungkan sebelumnya. Bai bersama tiga rekannya semula memang berniat memancing ikan besar di perairan Pulau Seliu, sekitar 32 mil laut dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan. Mereka berempat yakni Bai alias Samson, Supriyadi, BA dan Leman berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, Sabtu (6/2) sekitar
pukul 14.00 WIB menggunakan perahu bubu berbobot empat ton. Setelah perjalanan sekitar empat setengah jam yakni sekitar pukul 18.30 WIB, mereka mendarat di pantai Pulau Seliu untuk beristirahat.
"Pagi kami keluar mencari umpan sekitar perairan Pulau Seliu, dapatlah ikan kakap merah, tengiri. Minggu malam kira-kira jam tujuh malam, kami mulai mancing ikan besar. Sekitar delapan mil lebih dari Pulau Seliu,
dengan kedalaman laut 47 meter," ujar Bai didampingi pengusaha perikanan, H Mustari Motong.
Menurutnya, dengan menggunakan senar ukuran 2.000 dan pancing nomor satu, lemparan pancing pertama malam itu disambar ikan hiu jenis kemejan dengan berat 62 Kg. Tidak puas dengan tangkapan pertama, mereka lalu melemparkan lagi pancing menggunakan umpan seekor ikan tengiri seberat
satu kilogram. Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, umpan pancing disambar seekor ikan besar yang disangka seekor hiu kemejan lagi. Perlawanan ikan satu ini cukup kuat, sehingga untuk menarik tali pancing harus dilakukan tigaorang sekaligus.
"Kami kira kemejan. Ditarik bertiga. Tali dari sisi kanan, ikan muncul di sisi lain perahu. Kami tarik terus, bertarung sekitar setengah jam, sekali timbul ikan kerapu besar. Ikan kerapu kalau sudah timbul kena pancing, ia kembung, jadi mengapung jadi bisa dipastikan mati. Kalau tadinya tahu itu kerapu, saya putus tali pancingnya," kata Bai yang dibenarkan Rudi, kakak kandungnya. Karena ukuran yang begitu besar dan berat, Bai dan ketiga rekannya kesulitan menaikkan hasil tangkapannya ke perahu. Sejak pukul 02.00 WIB
dini hari hingga pukul 04.00 WIB, mereka tidak berhasil menaikkan ikan raksasa ini ke perahu.
Setelah istirahat, sekitar pukul 06.00 WIB, diupayakan lagi untuk mengangkat ikan ke perahu, akhirnya pukul 08.00 WIB kerapu berukuran jumbo tersebut dapat dinaikkan dengan cara melilitkan tali yang terikat pada ikan pada sebatang kayu. Kayu tersebut diputar, sehingga ikan terangkat dan dapat dinaikkan ke perahu.
"Semula kami punya ide untuk menarik ikan ke Pulau Seliu, perahu dikandaskan lalu ikan di naikkan ke perahu. Tapi perjalanan ke pulau sendiri memakan waktu dua jam," katanya. Namun persoalan lainnya yakni peti es yang terbuat dari fiber tidak muat menampung ikan raksasa tersebut, sehingga dikhawatirkan ikan akan membusuk. Akhirnya mereka memutuskan untuk segera pulang ke darat.
Padahal para nelayan baru saja melaut selama dua hari dari biasanya melaut seminggu. Sampai di Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, kerapu raksasa itu mengundang kehebohan para nelayan dan masyarakat yang sedang berada di pelabuhan. Apalagi upaya menurunkan ikan ini dari kapal tidaklah mudah.
Diperlukan bantuan derek untuk mengangkutnya ke kapal. Orang-orang pun ramai berkerumun menyaksikan ikan kerapu terbesar yang pernah diangkut ke pelabuhan ini. Beberapa orang segera mengabadikan foto ikan ini melalui fasilitas kamera telpon genggam masing-masing. Ikan kerapu raksasa ini akhirnya dijual ke perusahaan eksportir ikan. Tapi karena perusahaan penampung di Singapura pada saat menjelang Imlek ini sedang libur, maka perusahaan eksportir memotong-motong ikan tersebut dan dimasukkan ke cold storage agar tetap segar pada saat dikirim ke luar negeri. "Saya selama 16 tahun menjadi nelayan mendapatkan ikan seberat 100 kg sudah biasa. Tapi, baru kali inilah berhasil mendapat ikan sampai seberat 225 kg," kata Bai.
Sementara Rudi menuturkan, ikan kerapu ukuran normal harganya mencapai Rp 15.000/kg. Untuk ikan kerapu berukuran raksasa seperti tangkapan kali ini, perusahaan pengekspor ikan belum bisa menentukan harganya. "Kami baru dibayar uang muka saja. Nanti akan dibayar penuh setelah ekspor,
dan dibayar oleh negara penerima," kata Rudi.
Ikan raksasa sejenis Kerapu Goliath atau nama latinnya Epinephelus Itajara ini tertangkap di sekitar terumbu karang (sawar) perairan Pulau Seliu dengan kedalaman laut sekitar 47 meter. Ada dugaan ikan raksasa ini memang menghuni perairan Belitung, meski ikan ini lebih dikenalsebagai jenis ikan yang biasa hidup di laut dala m dan banyak ditemukan di perairan tropis Samudera Pasifik dan Atlantik. Kepada Grup Bangka Pos, Selasa (9/2) malam, Bai alias Samson, salah seorang nelayan warga Jalan Patimura Tanjungpandan yang berhasil menangkap ikan ini menuturkan, tertangkapnya kerapu raksasa ini tidak pernah diperhitungkan sebelumnya. Bai bersama tiga rekannya semula memang berniat memancing ikan besar di perairan Pulau Seliu, sekitar 32 mil laut dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan. Mereka berempat yakni Bai alias Samson, Supriyadi, BA dan Leman berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, Sabtu (6/2) sekitar
pukul 14.00 WIB menggunakan perahu bubu berbobot empat ton. Setelah perjalanan sekitar empat setengah jam yakni sekitar pukul 18.30 WIB, mereka mendarat di pantai Pulau Seliu untuk beristirahat.
"Pagi kami keluar mencari umpan sekitar perairan Pulau Seliu, dapatlah ikan kakap merah, tengiri. Minggu malam kira-kira jam tujuh malam, kami mulai mancing ikan besar. Sekitar delapan mil lebih dari Pulau Seliu,
dengan kedalaman laut 47 meter," ujar Bai didampingi pengusaha perikanan, H Mustari Motong.
Menurutnya, dengan menggunakan senar ukuran 2.000 dan pancing nomor satu, lemparan pancing pertama malam itu disambar ikan hiu jenis kemejan dengan berat 62 Kg. Tidak puas dengan tangkapan pertama, mereka lalu melemparkan lagi pancing menggunakan umpan seekor ikan tengiri seberat
satu kilogram. Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, umpan pancing disambar seekor ikan besar yang disangka seekor hiu kemejan lagi. Perlawanan ikan satu ini cukup kuat, sehingga untuk menarik tali pancing harus dilakukan tigaorang sekaligus.
"Kami kira kemejan. Ditarik bertiga. Tali dari sisi kanan, ikan muncul di sisi lain perahu. Kami tarik terus, bertarung sekitar setengah jam, sekali timbul ikan kerapu besar. Ikan kerapu kalau sudah timbul kena pancing, ia kembung, jadi mengapung jadi bisa dipastikan mati. Kalau tadinya tahu itu kerapu, saya putus tali pancingnya," kata Bai yang dibenarkan Rudi, kakak kandungnya. Karena ukuran yang begitu besar dan berat, Bai dan ketiga rekannya kesulitan menaikkan hasil tangkapannya ke perahu. Sejak pukul 02.00 WIB
dini hari hingga pukul 04.00 WIB, mereka tidak berhasil menaikkan ikan raksasa ini ke perahu.
Setelah istirahat, sekitar pukul 06.00 WIB, diupayakan lagi untuk mengangkat ikan ke perahu, akhirnya pukul 08.00 WIB kerapu berukuran jumbo tersebut dapat dinaikkan dengan cara melilitkan tali yang terikat pada ikan pada sebatang kayu. Kayu tersebut diputar, sehingga ikan terangkat dan dapat dinaikkan ke perahu.
"Semula kami punya ide untuk menarik ikan ke Pulau Seliu, perahu dikandaskan lalu ikan di naikkan ke perahu. Tapi perjalanan ke pulau sendiri memakan waktu dua jam," katanya. Namun persoalan lainnya yakni peti es yang terbuat dari fiber tidak muat menampung ikan raksasa tersebut, sehingga dikhawatirkan ikan akan membusuk. Akhirnya mereka memutuskan untuk segera pulang ke darat.
Padahal para nelayan baru saja melaut selama dua hari dari biasanya melaut seminggu. Sampai di Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, kerapu raksasa itu mengundang kehebohan para nelayan dan masyarakat yang sedang berada di pelabuhan. Apalagi upaya menurunkan ikan ini dari kapal tidaklah mudah.
Diperlukan bantuan derek untuk mengangkutnya ke kapal. Orang-orang pun ramai berkerumun menyaksikan ikan kerapu terbesar yang pernah diangkut ke pelabuhan ini. Beberapa orang segera mengabadikan foto ikan ini melalui fasilitas kamera telpon genggam masing-masing. Ikan kerapu raksasa ini akhirnya dijual ke perusahaan eksportir ikan. Tapi karena perusahaan penampung di Singapura pada saat menjelang Imlek ini sedang libur, maka perusahaan eksportir memotong-motong ikan tersebut dan dimasukkan ke cold storage agar tetap segar pada saat dikirim ke luar negeri. "Saya selama 16 tahun menjadi nelayan mendapatkan ikan seberat 100 kg sudah biasa. Tapi, baru kali inilah berhasil mendapat ikan sampai seberat 225 kg," kata Bai.
Sementara Rudi menuturkan, ikan kerapu ukuran normal harganya mencapai Rp 15.000/kg. Untuk ikan kerapu berukuran raksasa seperti tangkapan kali ini, perusahaan pengekspor ikan belum bisa menentukan harganya. "Kami baru dibayar uang muka saja. Nanti akan dibayar penuh setelah ekspor,
dan dibayar oleh negara penerima," kata Rudi.
sumber: POS BELITUNG
Posted by
Tony
at
21.55
0
comments
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Labels:
Ikan aneh,
Info,
Jenis ikan
30 Jan 2012
Ikan Belut..kita pasti semua tau jenis ikan ini,selain rasanya yang mantap ikan Belut ini konon sangat baik jika di konsumsi,terutama anak2,katanya sih dapat mencerdaskan otak,hehehe..Ikan yang masih kerabat Sidat ini banyak kita jumpai di sawah,terutama setelah musim menanam padi,dan untuk mendapatkan ikan ini juga gak susah hanya bermodalkan pancing dan senar tak perlu gunakan joran,karena ikan Belut berdiam di lubang,nah....untuk urusan lubang inilah yang rada sulit,kita harus jeli mencari lubang lubang yang berpenghuni,jangan khawatir jika kita sudah mnenmukan lubang yang berpenghuni,belut pasti akan menyampar umpan yang kita masukan ke dalam lubang tersebut..selamat mencoba di sawah-sawah dekat rumah anda..
Posted by
Tony
at
22.41
0
comments
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Labels:
Ikan aneh,
Info,
Tehnik mancing
14 Nov 2011
Ikan Terbesar Yang Pernah Tertangkap



Zona mancing_Buat sobat pecinta mancing,ni ane temuin foto-foto ikan terbesar,lumayan untuk sekedar cuci mata,maklum akibat cuaaca buruk akhir2 ini jd banyak jadwal mancing yang tertunda...hehehehe...

Posted by
Tony
at
22.57
0
comments
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Labels:
Ikan aneh,
Jenis ikan,
Record mancing
9 Jun 2011
Foto Ikan-Ikan Aneh
1.strange fish

2.bat fish

3.goblin shark

4.ikan kaca

5.ikan bibir sexy

6.ugly fish
Ikan ikan di atas adalah jenis ikan yang berbentuk aneh yang pernah di temukan manusia,tak semua orang dapat menemukan jenis ikan seperti ini,karena keberadaanya memang mulai langka,kebanyakan ikan ikan aneh ini habitatnya di perairan perairan dalam..........maaf jika ane memberikan nama ikan ini tak sesuai dengan nama aslinya,karena ane kasih nama sesuai bentuknya...hehhehe....
Posted by
Tony
at
18.59
0
comments
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Labels:
Ikan aneh,
Jenis ikan
Populer
-
Berikut ini adalah foto2 berbagai macam ikan terbesar yang pernah di tangkap di penjuru dunia,ikan-ikan penghuni sungai ini sangat bes...
-
Sangat beragam umpan untuk memancing di sungai,seperti umpan alami,pelet,lumut dan masih banyak lagi. Tapi banyak yang tidak tahu bahwa set...
-
Gadis gadis ini memang sangat cantik,apalagi ketika mereka memainkan joran tatkala memancing di laut,..hemm siapa yang tidak terkesan dan...
-
Zona mancing _Buat sobat pecinta mancing,ni ane temuin foto-foto ikan terbesar,lumayan untuk sekedar cuci mata,maklum akibat cuaaca bu...
-
Wah ini ikan Lele terbesar yang pernah aku lihat, Mantaps banget kali ya klo strike dan bertarung dengan ikan lele sebesar inimapa lagi i...





